Sering
kali kita mendengar istilah hacker daripada cracker. Hacker atau istilah
Indonesia peretas umumnya dikaitkan dengan kegiatan merusak, kejahatan atau hal
negatif lainnya. Padahal ada perbedaan antara hacker dan cracker meskipun keduanya
memiliki prinsip kerja yang sama yaitu mencari celah kelemahan atau lubang
keamanan suatu sistem.
Seseorang
yang melakukan teknik hacking atau cracking bertujuan untuk melakukan
penyusupan ke dalam sistem, baik dengan alat bantu (tools) atau dengan
menggunakan fasilitas sistem itu sendiri untuk melakukan menyerang terhadap
kelemahan pada lubang keamanan yang terdapat dalam sistem atau layanan
tersebut. Dengan kata lain, hacker dan cracker berusaha mendapatkan akses penuh
ke dalam sistem dengan cara apapun. Namun tujuan akhir dari melakukan teknik
ini merupakan perbedaan hacker dan cracker yang utama karena memiliki niat,
mentalitas dan integritas yang berbeda jauh.


